|
Saran - saran bagi para Orang Tua dalam hal mengurus
bayi (si Kecil) yang baru dilahirkan : |
| |
|
|
|
bersihkan lingkungan di sekitar tempat tinggal si Kecil secara
menyeluruh (selalu hidup hygienis) |
|
|
bila si Kecil berkelamin laki - laki , Anda bisa melakukan
operasi
sunat dengan menggunakan laser atau bedah ( ini sebaiknya dilakukan
saat si Kecil minimal berumur 9 (sembilan) hari atau lebih) |
| |
pusatkan kebersihan total pada wilayah sekitar kelamin (bila
melakukan penyunatan) dan wilayah sekitar pusar (sisa potongan plasenta / tali
pusat) , dan usahakan agar wilayah tersebut selalu dalam keadaan kering
supaya terhindar dari gangguan infeksi / kuman . Bila dalam beberapa
hari setelah kepulangan si Kecil ke rumah tempat tinggalnya , sisa potongan
plasenta yang masih tertinggal di pusarnya terlihat berwarna merah , atau
bengkak , atau keluar nanah maka sebaiknya Anda menghubungi dokter
anak Anda sesegera mungkin ( sisa potongan plasenta / tali pusat
ini harus sudah mengerut dan copot / terlepas
dalam waktu 11 (sebelas) hari sejak si Kecil dilahirkan,
bila tidak maka sebaiknya Anda menghubungi dokter anak Anda kembali) |
| |
Diusahakan agar si Kecil (sampai umurnya kurang lebih 7
(tujuh) tahun) tidak mengkonsumsi makanan yang manis - manis, seperti
: gula, coklat, permen dan lain - lainnya, dikarenakan
hal tersebut bisa merusak gigi serta menurunkan daya tahan tubuhnya
yang menyebabkan si Kecil sering mengalami sakit - sakitan karena makanan manis
tersebut memiliki sifat merusak serta membusukkan atau menghancurkan enzym - enzym
baik yang diperlukan oleh tubuh manusia. |
|
Saran - saran untuk Sang Ibu yang baru melahirkan
bayi (si Kecil) : |
| |
Ingat ... sebaiknya Anda tidak keramas rambut,
dan perbanyak porsi istrirahat di 40 (empat puluh) hari pertama.
Bila Anda bisa meminta pertolongan orang lain (baby sitter / pembantu) untuk mengerjakan
sesuatu hal maka mintalah pertolongan tersebut, atau bila Anda sedang dalam
posisi berdiri tetapi kesempatan untuk tidur tersedia maka tidurlah, ingat
... selalu beristrirahat, jangan membuang tenaga untuk hal - hal
yang menyusahkan dan tidak diperlukan / berguna |
|
|
bila Anda (Sang Ibu) sempat, sering - seringlah mandi
dengan menggunakan air garam yang hangat (bukan berendam ya) agar proses
penyembuhan luka yang disebabkan kelahiran si Kecil cepat sembuh (ini boleh dilakukan
bila proses persalinan Anda adalah persalinan normal, bila persalinan tersebut
bukan persalinan normal maka sebaiknya jangan mandi menggunakan air garam ini).
Air garam mampu mematikan bibit - bibit penyakit di sekitar lingkungan Sang Ibu |
| |
selalu gunakan pembalut wanita yang memiliki daya serap tinggi
selama masa awal persalinan (baik di rumah sakit ataupun di rumah Anda) |
| |
bila masih terjadi pendarahan setelah lewat beberapa hari persalinan,
sebaiknya Anda menghubungi dokter kandungan Anda lagi (dikhawatirkan Anda mengalami
pendarahan pasca kelahiran / postpartum haemorhage) |
|
|
mungkin Anda akan mengalami beberapa kali rasa kejang pada sekitar
rahim Anda setelah pulang ke rumah, ini masih merupakan kondisi normal.
Tetapi bila Anda merasa kejang - kejang tersebut mulai dirasa berlebihan,
sebaiknya Anda menghubungi dokter kandungan Anda lagi untuk meminta obat pembunuh
rasa sakit tersebut |
|
|
sebaiknya Anda banyak mengkonsumsi minum air putih agar Anda
tidak mengalami dehidrasi selama bayi Anda menyusui Air Susu Ibu (juga karena
Anda masih akan mengeluarkan darah - darah sisa persalinan selama beberapa waktu
lamanya). Beberapa manfaat utama dari pemberian Air Susu Ibu adalah
sebagai berikut : -. membentuk
antibodi alami terbaik bagi tubuh si Kecil untuk melawan infeksi -.
bayi yang diberi ASI tidak mudah terkena alergi -.
harga murah tapi berkwalitas tinggi (tanpa biaya) -.
tidak membutuhkan perawatan berlebih atas payudara Sang Ibu seperti steamer,
sikat dan lainnya (cost rendah) -.
kebersihan wadah (payudara Sang Ibu) sangat terjamin -.
pemberian ASI merupakan curahan kasih sayang secara total antara orang tua dan
anak -. Pemberian ASI juga
turut membantu perbaikan metabolisme tubuh Sang Ibu secara cepat
INGAT :: biarkan si Kecil menyusui ASI
Anda sesering dan selama mungkin !!! |
|
|
banyak - banyaklah mengkonsumsi makanan yang mengandung zat
besi setelah persalinan terjadi , agar kandungan darah dan metabolisme
tubuh Anda kembali normal |
|
|
sebaiknya Sang Ibu turut tidur sejenak pada saat si Kecil bobo,
karena saat - saat tidur tersebut akan membantu perbaikan metabolisme di
dalam tubuh Anda (Sang Ibu) secepatnya. Dan juga, hal ini dimaksudkan
agar Anda selalu mampu memonitor si Kecil dalam keadaan segar karena, bagaimana
Anda bisa memperhatikan kebutuhan si Kecil yang lagi cerewet bila Anda sedang
dalam kondisi mengantuk ? (Anda mengantuk karena, si Kecil
tidur dan Anda tidak tidur, tetapi pada saat si Kecil terbangun,
Anda juga harus dalam keadaan terjaga atau tidak tidur pula agar bisa memenuhi
keperluannya si Kecil) |
|
|
sebaiknya Anda melakukan kegiatan seksual setelah cairan nifas
(lochia) hilang (ini terjadi kira - kira 6 (enam) sampai 8
(delapan) minggu setelah persalinan terjadi, paling cepat) |
| |
jika Anda menggunakan spiral sebelumnya dan sekarang Anda ingin
memasangnya kembali maka perbaharuilah spiral Anda yang sekarang dengan alat yang
baru, karena ukuran rahim Anda pasti telah berubah |
| |
jangan pernah mengorek kuping si Kecil sebelum si Kecil
berusia 1 (satu) tahun atau lebih, dan inipun harus dilakukan dengan
dibawah pengawasan dokter ahlinya (ini sangat berbahaya karena kondisi
internal kuping si Kecil masih amat sangat sensitif) |
| |
gunakan masker bila Anda (dan/ Suami) sedang terserang sakit
batuk atau flu agar tidak menular pada si Kecil (maklum, daya
tahan si Kecil masih belum memadai) |
| Beberapa
perubahan normal yang akan dialami oleh Sang Ibu setelah persalinan terjadi (beberapa
waktu kemudian) : |
| |
rambut Anda akan mengalami kerontokan (biasanya ini terjadi
antara 3 (tiga) sampai 4 (empat) bulan setelah persalinan)
|
| |
haid akan kembali normal (ini terjadi setelah 6
(enam) minggu persalinan bila Anda memberikan susu kaleng
pada si Kecil, tetapi bila Anda memberikan Air Susu Ibu kepada si
Kecil maka haid baru akan normal kembali kira - kira setahun atau
lebih) |
| Beberapa
petunjuk bagi Orang Tua yang anaknya mengalami gejala / penyakit seperti : |